You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kehidupan Warga Relokasi Kampung Pulo Berangsur Normal
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kehidupan Warga Relokasi Kampung Pulo Berangsur Normal

Kehidupan warga Kampung Pulo yang direlokasi ke Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, berangsur  normal. Anak-anak sudah kembali ke sekolah seperti sediakala.

Kalau dari sini dia makin dekat ke terminal buat naik bus. Kan sekolahnya di Cipinang

Sebelumnya, puluhan anak warga Kampung Pulo, RW 01, 02 dan RW 03, Kampung Melayu, sempat absen ke sekolah karena terkendala proses relokasi. Namun, setelah resmi menempati rusun yang disediakan Pemprov DKI, aktivitas belajar anak warga Kampung Pulo pun kembali berjalan seperti biasa. 

Bentrokan di Kampung Pulo Dipicu Aksi Lempar Batu

Muhammad Haidar (13), siswa kelas VII SMPN 62, yang sebelumnya tinggal di RT 15/RW03, Kampung Melayu, Jatinegara, dan kini menetap di lantai 14 Blok A Rusun Jatinegara Barat, mengaku sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan rusun yang lokasinya tak jauh dari sekolahnya.

"Kamis (20/8) sempat nggak sekolah, Jumat (21/8) saya pindah ke sini. Sekarang baru mulai sekolah lagi," ujarnya, Senin (24/8).

Hal senada diungkapkan Warsinah (53), warga RT 10/01. Dia mengatakan, anaknya, Ahmad Suti Fauzan (18), yang bersekolah di SMKN 46, sudah tidak terpengaruh dengan proses relokasi dan mengaku lebih dimudahkan akses ke sekolahnya.

"Kalau dari sini dia makin dekat ke terminal buat naik bus. Kan sekolahnya di Cipinang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati